Arti kata guru

Diposting oleh kidunglanang pada 09:04, 11-Mei-13

Di: ilmu kehidupan

Menurut bahasa jawa Guru artinya digugu lan ditiru atau dalam bahasa indonesia dipatuhi dan diikuti tapi sekarang ini banyak orang yang dianggap guru sudah melenceng dari kodratnya bahkan sudah melewati batas.
Ada dua guru yang sangat dominan dalam negeri ini yaitu guru spiritual dan guru tenaga pengajar di sekolahan yang mulai mengalami penurunan kualitas pengajaran.
Kita ingat dulu gaji seorang guru kurang dari sejahtera tapi mengajarkan dengan sangat baik makanya diberi gelar pahlawan tanpa tanda jasa,sedangkan jaman sekarang ini gaji naik tapi pendidikan merosot sangat jauh misalnya pendidikan moral yang mulai memudar dikalangan pelajar.
Bukan hanya dalam pendidikan formal saja yang melenceng tapi guru spiritual pun sekarang ini juga mulai mementingkan duniawi dibandingkan akhirat,misalnya banyaknya guru spiritual yang tidak bisa menahan nafsu birahinya dengan punya banyak istri.
Jika guru spiritual saja tidak bisa menahan hawa nafsu apalagi muridnya, bukankah setiap orang yang dianggap guru spiritual itu orang yang punya nilai lebih dibanding orang lain terutama dalam bidang akhlak tapi jika dia tidak bisa menahan hawa nafsunya apakah pantas dia disebut guru spiritual.
Orang yang mengajarkan akan cara bagaimana mengontrol nafsu,mengajarkan ilmu yang berhubungan dengan ketaatan pada Allah swt dan tidak menyuruh orang lain melakukan ritual yang melanggar akidah agama demikian itulah sejatinya guru spiritual,bukan orang yang mengajarkan dalam hal ambisi duniawi. Maka sudah seharusnya kita lebih bijak dalam memilih guru spiritual.
Perlu adanya perubahan dalam dunia pengajaran di negeri ini agar arti guru sesungguhnya bisa tercapai yaitu digugu dan ditiru bukan hanya sebagai pengajar yang mementingkan pendapatan doang.
Semoga bermanfaat.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

9 tanggapan untuk "Arti kata guru"

kidunglanang pada 09:05, 11-Mei-13

Arti kata guru.

http://kidunglanang.mywapblog.com/arti-kata-guru.xhtml

riniwp pada 13:57, 11-Mei-13

Namanya jg manusia .
Tempatnya khilaf dan dosa..

riniwp pada 13:59, 11-Mei-13

Namanya juga manusia,tempatnya khilaf dan dosa

Kikai L Gazerock pada 10:47, 12-Mei-13

Jaman skrng guru spiritual jadi kya identik sama dukun... biggrin

kidunglanang pada 13:30, 12-Mei-13

@riniwp,
benar sob

kidunglanang pada 13:30, 12-Mei-13

@Kikai L Gazerock,
iya sob

ISTIHZA pada 22:15, 12-Mei-13

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Met malem Brader, sori nih Baru bisa hadir di Update terbaru Anda. Maklum New Bie Lagi Sibuk, Urusan di DuTa, oiya makasih telah hadir di blog kita.

ISTIHZA' : Bahaya Istihza' (Bagian 1)
http://istihza.mywapblog.com/istihza-bahaya-istihza-bagian-1.xhtml

Kita dah Follow BlogMu, Jangan Lupa Main Ke Blogku Yang makin sepi saja nih! biggrin

kidunglanang pada 09:00, 13-Mei-13

@ISTIHZA,
makasih sob

CSlNdCGEFHzZtyz pada 17:24, 26-Jun-13

preggie pops? are you bring some playing cards for a few roudns of gin rummy? educate yourself. Don't be ashamed if you took the natural childbirth classes but couldn't keep up and asked for pain, don't feel like a failure if an expected vaginal birth turns into a C Section. Yes, some woman feel ike a failure because they didn't have a vaginal delivery. Yes, it hurts and I remember telling my mother that I would never do it again, but Idid!

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)