Kerajaan kahuripan

Di posting oleh kidunglanang pada 09:34 AM, 20-Nov-12

Di: ilmu Sejarah

Dalam abad ke 6 kembali serombongan bangsa hindu datang kemari dimana mereka telah mendarat didaerah jawa tengah.
kemudian rombongan ini berpencar dan mendirikan kerajaan sendiri sendiri,dimana tiap kerajaan tadi diangkat seorang hindu yang dipandangnya pantas menjadi raja.
antara lain kerajaan tersebut berada di Dieng,Kedu,djuwangi,proto,djepara dll tempat pula.
pengaruh kesopanan dan kebudayaan hindu ditanah jawa menjadi kian hari kian besar dan luas.berbareng dengan itupun agama budha makin lama makin merata diantara rakyat jelata dari segala golongan dan lapisan.
pada masehi tahun 944 dari negeri hindu telah datang kemari seorang menteri ialah Empu Sindok,yang telah mendarat dijawa timur dan mendirikan kerajaan kahuripan disebelah selatannya surabaya dimana dia telah mengangkat dirinya sendiri menjadi raja dengan memakai gelar raja mataram.
memang tadinya ia seorang perdana menteri yang cakap,adil dan bijaksana,maka tidak heran kalau kerajaannya dalam waktu singkat telah mendapatkan kemajuan pesat,hingga daerah kerajaan kahuripan menjadi makin kuat,luas dan makmur.
kerajaan kahuripan itu ketimur sampai bali,kebarat utara sampai pasuruan,kebarat selatan sampai kediri.sementara kemajuan agama budha yang paling gilang gemilang ditanah jawa adalah mulai dari masehi tahun 1100-1400,yang merupakan masa keemasan dari agama tersebut dikepulauan ini.
dimana telah tercipta candi prambanan,mendut dan borobudur.yg selain menjadi lambang agama budha juga menjadi lambang arsitektur bangsa timur dalam waktu itu.
kekerajaan kahuripan menjadi semakin makmur dan jaya setelah sampai masehi tahun 1042 dimana Erlangga keturunan dari Empu Sindok memegang tahta.
raja ini bukan saja telah memajukan dan menyempurnakan tata tertibnya pemerintahan,kesopanan,kebudayaan,agama,perniagaan dan pengairan,tapi juga menghidupkan kesusastraan jawa aseli.mulai dari waktu itu orang mencatat segala sesuatu,menulis surat sampai menulis buku dan sebagainya dalam bahasa jawa.
dalam jamannya raja Erlangga yang adil dan bijaksana ini orang telah menulis mahabarata,ramayana dan arjunawiwaha dalam bahasa dan huruf jawa.
hanya sayang setelah raja Erlangga wafat,karena disebabkan adanya pemberontakan maka kemakmuran dan kemuliaannya kerajaan kahuripan mengalami kemunduran yang hebat,kerajaan ini menjadi menjadi terpecah belah dimana banyak daerah daerah berdiri sendiri sendiri hingga menjadi kerajaan kecil kecil.
antara begitu banyak daerah yang sama berdiri menjadi kerajaan sendiri adalah kerjaan kediri dan kerajaan jenggala yg paling ternama.
Dalam kerajaan kediri ini kesusastraan jawa dapatkan kemajuan yg pesat sekali terutama pada jamannya prabu djojobojo dalam abad ke 12,beliau telah menulis kitab djojobojo yang begitu termasyur dan menjadi jangkanya tanah jawa hingga sampai sekarang.
hingga ga terlalu dilebih lebihkan kalau kata orang bahwa perjuangan kemerdekaan indonesia tercapai sekarang ini sedikit banyak pengaruh dari kitab djojobojo yg ditulis oleh seorang pujangga dan raja dalam abad ke12 tadi lapat lapat tertampak.
dalam masehi tahun 1104 didalam istana kerajaan kediri telah terdapat dua orang pujangga yg pandai ialah Triguna yg telah menulis kitab sumasantana dan krisnayana,dan Empu Darmaja yg telah menulis kitab sinardahana.
Kecuali dua pujangga tadi pada masehi 1157 ada pula empu sindok dan penuluh yang telah sama menulis kitab baratayuda dan mahabarata dalam bahasa jawa kuno.
menarik dari sejarah tersebut serta mengingat pula dalam abad ke 20 dimana banyak diterbitkan kitab kitab bahasa jawa oleh Boekhandel Tan Khoe Swie.yg telah membantu memperkembangkan kesusastraan dan kebudayaan jawa,maka orang dapat tarik kesimpulan bahwa kediri adalah menjadi suatu pusat yg mendorong kemajuan kesusastraan jawa.
kerajaan kediri makin berkuasa dan berpengaruh sehingga sampai raja yang penghabisan dari kerajaan tersebut adalah kertajaya.
sementara dinasti empu sindok telah habis sampai masehi 1222.
(diambil dari kitab musarar)

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

4 tanggapan untuk "Kerajaan kahuripan"

Kikai L Gazerock pada 12:13 PM, 20-Nov-12

Wah ceritanya bagus juga... biggrin

WONGTUBAN pada 12:32 PM, 20-Nov-12

mantep sobb,.sedikit menambahkan,nama kediri baru dikenal stlh abad ke-12,setelah 2 kerajaan pecahan kahuripan mataram (jenggala & panjalu) menyatukan panji kebesaran mrk dg na KELING, stlh mengalami beberapa masa peralihan,nama keling kemudian diganti dg KADIRI, dikenal dg istilah Kediri.

kidunglanang pada 03:28 PM, 20-Nov-12

@Kikai L Gazerock,
makasih sob

kidunglanang pada 03:29 PM, 20-Nov-12

@WONGTUBAN,
makasih sob sudah ditambahi.

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)